perlukah saya stavolt?
Mungkin pertanyaan ini yg sering diajukan oleh beberapa pengguna komputer di Jakarta, yang terkenal dengan naik turun listiknya yang gila-gilaan. jika kita sudah menggunakan PSU kelas atas, perlukah kita menggunakan tambahan stabilizer voltage?
dengan sangat menyesal, jawabannya ya. mengapa demikian? PSU tidak memiliki kemampuan menstabilkan arus listrik. fitur yang ada hanyalah breaking sirkuit untuk overvoltage, itupun hanya dapat dijumpai di beberapa PSU papan atas.
masalahnya bukan PSU tidak mampu menghandle arus listrik naik turun. di spesifikasi PSU terdapat penjelasan tentang rentang besaran arus listrik yang mampu di handle oleh PSU tersebut. namun demikian kondisi ini hanya berlaku untuk arus bersifat konstansema waktu tertentu dan tidak berubah-ubah dalam kurun waktu yang tak pasti. sebagai contoh PSU bisa jadi mampu menghandle tegangan yang turun di 190V dari 220V. namun jika kemudian angka ini berubah-ubah dari 190 ke 200 atau balik lagi ke 190 dalam waktu cepat, maka arus listrik akan diteruskan begitu saja oleh PSU.
saat tegangan listrik berubah-ubah maka transformer akan bekerja secara mekanis memberikan toleransi minimum dan maksimum. jika arus listrik yang lewat melewati batas toleransi yang ada, maka arus listrik akan dibiarkan lewat apa adanya. bisa terbayang apa yang terjadi dengan nasib komponen yang ada di dalam casing.
sumber : PC Magazine edisi Januari
nah setelah baca artikel ini, gue jadi mikir komputer di rumah udah aman apa belom ya? soalnya gue juga udah pake UPS yang ada stabilizernya dan untuk CPU + monitor dari UPS gue sambungin lagi ke Stavolt. apakah cukup aman? yah sampe saat ini sih si blacky fine2 aja, cuma sumtimes bermasalah sama fan nya doang..
Last 5 posts in News Splash
- setelah lebaran... - October 9th, 2008
- atm menjelang lebaran - September 27th, 2008
- mudik mudik - September 25th, 2008
- puasa.. puasa.. - September 7th, 2008
- Marhaban Ya Ramadhan - August 29th, 2008